Faktor dan Dampak Malnutrisi pada Lansia


Jumlah penduduk Lansia di Indonesia terus mengalami peningkatan. Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan pada 2035, jumlah Lansia akan bertambah mencapai 48 juta jiwa atau sekitar 15 persen dari total penduduk Indonesia.

Dari angka tersebut, banyak Lansia yang diketahui mengalami penurunan kesehatan seperti Malnutrisi yang mengganggu mereka.

Malnutrisi merupakan ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kebutuham energi tubuh untuk mendukung pertumbuhan, pemerliharaan dan kerja fungsi spesifik tubuh yang sehat.

"Di Indonesia masih banyak Lansia yang mengalami ketidakcukupan gizi atau Malnutrisi. Padahal, asupan gizi seimbang sangat penting untuk membatu mereka agar tetap sehat," kata Dr. dr. Purwita Wijaya Laksmi, Sp.PD-KGer, kepada AkuratHealth di 'Peluncuran Nestle Boost' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (11/11).

Lebih lanjut, Malnutrisi terjadi apabila Lansia mengalami penurunan berat badan, kelelahan dan tidak berenergi. Termasuk kehilangan massa dan kekuatan otot, daya ingat yang semakin lemah, kerentaan dan mudah sakit.

"Sering kali Malnutrisi pada Lansia diidentikkan dengan indeks massa tubuh dan massa otot yang rendah dan bisa terjadi pada siapa saja sehingga membuat Lansia lebih rentan terhadap penyakit," jelasnya.

Selanjutnya, adapun faktor yang dapat menyebabkan Malnutrisi pada Lansia diakibatkan oleh faktor medis atau mempunyai riwayat penyakit dan faktor fisik seperti kesehatan gigi yang buruk serta faktor sosial seperti merasa Kesepian atau Depresi.

"Penyebab Lansia mulltifaktor seperti encoknya kambuh sehingga ia tak nafsu makan, kemudian efek samping dari obat bikin mual. Hingga, masalah psikologis seperti makan sendiri, keluarga inti hanya ada waktu saat weekend sehingga ia sangat menunggu momen itu terjadi," katanya lagi.

Maka jika Lansia mengalami kondisi tersebut, bisa diakali dengan pemberian suplementasi nutrisi oral (ONS) yang bermafaat untuk meningkatkan asupan energi dan zat gizi.

No comments for "Faktor dan Dampak Malnutrisi pada Lansia"